Tampilkan postingan dengan label Tips Interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Interview. Tampilkan semua postingan

Percaya Diri dan Antusiasme, Kunci Lulus Interview Kerja


Hai sahabat, jumpa lagi. Bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat ya ! Aamiin ya rabbal'alamiin. Saya berharap, apapun keadaanmu saat ini, tetap tumbuhkanlah harapan besar dan optimisme, bahwa dengan ikhtiar dan do'a, kita akan bisa melalui masa-masa sulit dengan baik. Tetap semangat ya, sahabat.

Bagi sahabat yang beberapa hari ke depan mendapatkan panggilan interview kerja, saya ucapkan selamat atas anugerah ini.Tidak banyak pelamar yang mendapatkan kesempatan ikut interview kerja, karena berbagai faktor. Bisa jadi karena CV yang dikirimkannya belum sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, atau karena hal lainnya.

Role-play Interview Kerja


Beragam informasi tips dan trik menghadapi interview kerja bisa banyak kita peroleh dari beragam media. Berbagai jurus-jurus maut bisa kita dapatkan dari sana. Cara menjawab berbagai macam pertanyaan interview kerja pun tersaji luas. So, setelah kita membaca, menonton, mungkin menghafalkannya juga.. apakah langkah selanjutnya?

Jawabannya adalah dengan cara melakukan role-play. Carilah partner atau pasangan yang bisa diajak bekerja sama. Role-play atau berlatih peran ini disetting dengan 2 pemeran utama, satu orang sebagai kandidat dan yang lainnya sebagai interviewer atau pewancara. Kemudian lakukanlah sandiwara layaknya proses interview yang sesungguhnya. Pertanyaannya bisa disiapkan sebelumnya. Jawabnnya pun bisa kita siapakan juga. Yang terpenting di dalam proses ini adalah melatih kita menyampaikan apa yang ada dalam pikiran kita, selancar dan sealami mungkin. 

Bisa terjadi beragam kesalahan ucapan selama pelaksanaannya. Bisa juga terjadi hal-hal lucu. Tidak mengapa. Lebih baik kita melakukan kesalahan saat role-play daripada saat menghadapi proses interview sebenarnya. Latihlah terus sehingga kita semakin terbiasa. Dan bila sering kita lakukan, hal ini akan menambah rasa percaya diri.

So. mau nunggu apalagi? Segeralah cari partner role-playnya. Semoga sukses selalu ya!

Kecakapan berkomunikasi, hal terpenting memenangkan interview kerja


Hai gaes... bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat dan tetap semangat ya. mungkin di antara teman-teman saat ini masih ada yang belum bekerja, di PHK, ataupun sedang berusaha pindah tempat kerja. Apapun itu, semangat optimisme kita harus terus dijaga. Harapan untuk bekerja di tempat yang diidamkan tetap harus menyala, agar kita tidak lesu dan loyo menjalani hari demi hari.

Dalam tahapan seleksi masuk kerja,  interview kerja merupakan hal penting yang harus dijalani. Di tahap ini, kemampuan "menjual diri" kita sangat penting. Kita bisa saja belajar dan menghapal tips interview, contoh-contoh pertanyaan interview dan bagaimana menjawabnya. Tapi terkadang, pada show time, bisa saja nge-blank, nervous, gugup, sehingga hasilnya tidak meyakinkan.

10 Contoh Cara Menjawab Soal Jebakan Wawancara Kerja

Ketika hendak memasuki dunia kerja, pelamar pasti akan melalui berbagai macam seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi tertulis yang kadang terdiri dari beberapa tahap, seleksi wawancara, tes psikologi hingga seleksi kesehatan.

Diantara sekian banyak seleksi yang harus dijalani, seleksi wawancara nampaknya menjadi hal paling menakutkan bagi peserta seleksi. Karena, dalam seleksi wawancara kerja, pelamar akan langsung bertatap muka dengan atasan.

Menjawab Pertanyaan : "Mengapa Anda Meninggalkan Pekerjaan Terakhir Anda?"

Dalam sesi wawancara kerja, biasanya ada pertanyaan, “Mengapa anda meninggalkan pekerjaan terakhir anda?”. Mungkin anda bingung menjawab pertanyaan ini karena khawatir akan menjadi penilaian negatif.


Ya, hati-hati dengan pertanyaan ini, karena para perekrut ingin mengetahui motivasi anda  meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Jika tak hati-hati, anda akan terjebak pada anggapan yang salah. Karena sesungguhnya mereka ingin mengetahui apakah anda seorang oportunis yang hanya ingin mencari uang lebih, atau anda berharap menemukan karir sejati anda.

Baca juga : 8 Rahasia untuk Mencapai Karir Yang Sukses

Jika anda meninggalkan tempat kerja sebelumnya karena tidak menyukai atasan anda, jangan sekalipun bicara negatif tentangnya. Sampaikan saja bahwa anda memiliki pandangan kerja yang berbeda. Jika karena pekerjaan yang membosankan, katakan bahwa anda sedang mencari posisi yang lebih menantang.

Bicarakan tentang hal-hal positif yang anda peroleh dari tempat kerja terakhir, dan fokuslah pada pandangan mengapa posisi yang ditawarkan ini cocok bagi anda. Yakinkan bahwa anda akan menjadi karyawan yang tepat bagi perusahaan mereka.

Jika anda telah meninggalkan pekerjaan sebelumnya, dengan pengalaman yang kurang menyenangkan, Sutton Fell, CEO and founder Flexs Jobs, menyarankan jawaban sebagai berikut:

# Jika anda dipecat

Jangan menjelek-jelekkan atasan atau perusahaan lama anda. Katakan bahwa perusahaan memang melepaskan anda dan anda memahami keputusan mereka. Katakan anda ingin  memperbaiki kinerja. Dan sampaikan juga anda telah belajar dari pengalaman, bagaimana anda akan menjadi karyawan yang lebih baik lagi.

# Jika kontrak tidak diperpanjang

Sekali lagi, jangan menjelekkan atasan atau perusahaan sebelumnya. Katakan bahwa anda  memahami situasi di balik keputusan mereka, dan anda ingin melanjutkan masa depan. Anda tak ingin berdiam diri di dalam masa lalu, dan siap melakukan apa yang telah anda pelajari di tempat sebelumnya untuk perusahaan yang baru.

Baca juga : 7 Tips Karir Tanpa Peduli Usia

#Jika anda mengundurkan diri

Meskipun anda mengundurkan diri karena ketidaknyamanan dan ketidakpuasan terhadap perusahaan sebelumnya, jangan bercerita detil dan jangan terlalu jujur tentang kondisi yang sebenarnya. Sebaiknya katakan bahwa anda menghargai segala pengalaman dan pelajaran berharga yang telah anda terima sebelumnya. Dan anda merasa sudah saatnya harus mencari kesempatan yang baru dan lebih menantang. Katakan bahwa anda butuh wadah yang lebih tepat untuk mengembangkan kemampuan dan wawasan anda.

Bagaimana? Sudah siapkah anda menghadapi berbagai pertanyaan selanjutnya? Yang penting, tampilkan kesan positif dari semua jawaban anda. Dengan demikian anda akan mendapat penilaian positif pula dan siap berkarir di tempat yang baru..!


Ini 10 Perusahaan dengan Wawancara Kerja Paling Sulit di Indonesia

Hampir setiap pekerja diterima di sebuah perusahaan melalui proses wawancara. Wawancara memang penting dilakukan untuk mengetahui lebih dalam mengenai sifat, latar belakang, dan tentunya kemampuan pelamar. Sesi tersebut pun tak kalah penting bagi pelamar karena dapat mengenal calon bos dan tugasnya sebelum setuju bekerja di sana. 

Agar pekerja yang terpilih benar-benar berkualitas, sejumlah perusahaan pun sengaja memberikan sesi wawancara yang lebih sulit dari kantor kebanyakan.

Tips Agar Tak Terjebak Saat Ditanya Soal Kekurangan Diri di Wawancara Kerja


Seringkah Anda ditanya tentang kekurangan diri saat wawancara kerja? Alasan di balik pertanyaan tersebut sangat berguna untuk mengungkap secara sekilas kepribadian calon karyawan. Namun, Anda perlu berhati-hati agar tidak memberikan kesan buruk yang berujung tidak diterimanya kerja. Ini empat tips dari Popsugar yang bisa membantu Anda menjawab pertanyaan 'menjebak' itu dengan baik.

1. Hindari Jawaban yang Umum

Tips Cepat Diterima Kerja Hanya dengan 1 Kali Wawancara

Mendapat pekerjaan bukan hal yang mudah di zaman sekarang. Kadang-kadang pelamar perlu melakukan beberapa wawancara sebelum akhirnya diterima satu perusahaan. Hal tersebut tentunya menyita waktu dan membuat mental sedikit down. Jika Anda ingin cepat diterima kerja dengan satu kali wawancara, penting untuk serius mempersiapkan diri sebelum bertemu calon atasan. Simaklah enam tips berikut ini sebelum interview dengan perekrut kerja:

1. Lakukan Riset

5 Pertanyaan yang Membuat HRD Terkesan Saat Wawancara Kerja

"Apakah Anda memiliki pertanyaan untuk saya?" adalah pertanyaan yang tak terelakkan dalam wawancara pekerjaan. Anda harus selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pewawancara untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dalam pekerjaan itu. 

Mengajukan pertanyaan yang tepat bisa mengesankan pewawancara, itu juga dapat membuat Anda terlihat bijaksana dan antusias. Pertanyaan Anda juga merupakan kesempatan untuk mengetahui apakah Anda adalah orang yang tepat dan sesuai untuk perusahaan. Dilansir dari laman Pop Sugar, berikut pertanyaan yang dapat membuat pewawancara terkesan pada Anda saat wawancara pekerjaan.

Agar Lolos Wawancara Kerja, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Bagi Anda yang sudah berkarier cukup lama mungkin sudah banyak berpengalaman dengan interview kerja. Tapi belum tentu Anda mengetahui tips dan trik yang tepat agar bisa terlihat potensial di mata perekrut atau calon manajer. Selain kualifikasi yang memadai, sikap saat wawancara memang penting diperhatikan. Agar lolos wawancara kerja, simak empat hal yang dilarang saat interview kerja berikut ini menurut mantan perekrut dan penulis freelance, Suzanne Zuppello pun mengungkapkan:

Tips Menulis Tangan yang Baik Saat Tes Wawancara Kerja

Selain membawa CV serta dokumen pribadi, pelamar kerap diminta untuk menulis dengan tangan saat sesi wawancara kerja. Baik itu untuk mengisi biodata diri, menjawab psikotes, atau mengetahui kemampuan bahasa. Selain untuk mengumpulkan data serta memahami tingkat kompetensi calon pegawai, hal tersebut sering dilakukan demi menganalisa kepribadian.

Ya, karakter seseorang bisa dibaca melalui tulisan tangannya. Ilmu tersebut dinamakan grafologi. Ahli grafologi yang mendapatkan sertifikasi dari Amerika

Jawaban Ketika HRD Tanya Mengapa Anda yang Pantas Diterima Kerja

Interview kerja termasuk momen paling menentukan dalam perjalanan karier seseorang. Wajar jika para pelamar merasa gugup meski sudah selangkah lebih maju dalam mendapatkan pekerjaan. Hal yang paling ditakutkan biasanya adalah sesi tanya-jawab. Pelamar potensial umumnya khawatir tidak bisa atau tidak tepat dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan HRD atau manajer.

Salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan perekrut adalah, 'Menurut Anda mengapa Anda yang pantas diterima bekerja di perusahaan ini?' Kebanyakan

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Tak Dilontarkan Saat Wawancara Kerja

Wawancara kerja menjadi salah satu tahapan paling menentukan untuk diterima atau tidaknya seseorang di sebuah perusahaan. Karenanya, para pelamar tak ragu menunjukkan kemampuan mereka agar terlihat potensial. Salah satunya dengan banyak mengungkapkan buah pikiran dan melontarkan pertanyaan. Meski disarankan untuk banyak bertanya, hindari menanyakan sesuatu yang membuat perekrut kerja kehilangan minat untuk mempekerjakan Anda. Topik seperti apa yang seharusnya tidak diungkapkan saat wawancara?

5 Tips Wawancara Kerja yang Menunjukkan Anda Calon Karyawan Potensial

Para pelamar umumnya mempersiapkan diri sesempurna mungkin untuk sebuah wawancara kerja. Sayangnya meski telah mengusahakan yang terbaik, mereka belum tentu mendapatkan kabar baik setelahnya. Jika Anda tengah merasakan hal serupa, coba untuk menganalisa kembali cara Anda 'mempromosikan diri'. Jangan-jangan Anda kurang terlihat potensial atau benar-benar menginginkan pekerjaan yang dilamarkan. Untuk tampil lebih prima di interview selanjutnya, intip lima langkahnya berikut ini:

Berbohong Hingga Melamun, Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Wawancara Kerja


Sesi wawancara seringkali menentukan diterima atau tidaknya Anda bekerja. Makanya jangan sepelekan hal tersebut. Banyak pelamar yang kurang konsentrasi sehingga membuat berbagai kesalahan di hadapan pewawancara. Kesalahan apa yang sering terjadi saat interview?

Chief Consultant Assessment dari Experd Consultant, Cherry Zulviyanti Riadi Lukman mengatakan, kesalahan pelamar ketika menghadapi pertanyaan pewawancara salah satunya tidak memberikan jawaban yang sesungguhnya dan tidak menggambarkan kepribadian diri.

Penampilan Pelamar Bisa Pengaruhi 80% Hasil Interview Kerja


Sesi wawancara merupakan salah satu tes yang wajib diikuti oleh setiap pelamar kerja. Tidak hanya pengetahuan saja yang harus dipunya saat wawancara, tapi penampilan juga penting diperhatikan karena bisa mempengaruhi penilaian pewawancara.

Ada beberapa perusahaan yang 80 persen penilaiannya dilihat dari cara berpakaian si pelamar. Namun ada pula perusahaan yang memberikan penilaian 50 persen untuk penampilan sisanya berdasarkan jawaban-jawabannya.

8 Bahasa Tubuh yang Bisa Menentukan Anda Gagal Wawancara Kerja


Sedang bersiap untuk menjalani sesi wawancara kerja? Pelajari dulu bahasa tubuh yang bisa menentukan kesuksesan atau kegagalan Anda. Berikut ini bahasa-bahasa tubuh yang sebaiknya tidak dilakukan ketika menjalani wawancara kerja seperti dipaparkan careerbuilder.

1. Membetulkan Pakaian
Buat kesan pertama yang baik sejak awal dipanggil wawancara kerja. Salah satunya adalah dengan tidak membetulkan pakaian ketika Anda masuk ke dalam ruangan wawancara. Hindari masuk ke ruangan sambil membetulkan celana atau dasi. Persiapkan busana yang Anda pakai dengan baik sebelum dipanggil ke dalam ruangan.

Kunci Sukses Saat Wawancara Kerja Melalui Telepon


Melakukan wawancara kerja tidak selalu bertatapan langsung dengan si pewawancara. Ada beberapa perusahaan yang melakukan interview calon karyawan barunya melalui telepon.

Wawancara kerja via telepon bukan berarti Anda bebas sesuka hati. Anda memang tidak perlu berpakaian rapi secara profesional, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika sedang interview kerja lewat telepon. Apa sajakah itu? Simak di sini, seperti dikutip dari Idiva.

1. Pikirkan Bahasa Anda
Syarat utama yang perlu diperhatikan saat sedang interview pekerjaan adalah memastikan bahwa Anda mengatakan sesuatu dengan baik. Sebagian besar dari kita meyakini bahwa kita mampu dalam hal itu, tetapi Anda harus sedikit lebih memperhatikan lagi kata-kata yang sering diucapkan, dan menyadari bahwa Anda terlalu sering mengucapkan 'hal ini', 'hal itu', 'Anda tahu'. Kelancaran berbicara bukan hanya berarti mampu bercakap-cakap, tetapi juga berkomunikasi dengan kalimat yang tepat.

Langkah Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Wawancara Kerja

Setelah lulus kuliah, setiap orang tentunya ingin segera mendapatkan pekerjaan dengan mengirimkan CV ke berbagai perusahaan. Saat perusahaan yang Anda apply menyuruh Anda untuk datang dan melakukan tes masuk kerja, Anda akan melalui beberapa tahap prosedur, mulai dari tes psikotes, hingga sesi wawancara.

Jika Anda sudah memasuki tahap wawancara kerja, sebaiknya perhatikan beberapa langkah penting berikut ini, seperti dikutip dari Savvy Sugar. Ini penting untuk dilakukan agar momen interview kerja Anda berjalan dengan lancar dan sukses.

Beberapa Jam Sebelum Wawancara Kerja:

5 Tips Wawancara Kerja

Setelah menyelesaikan pendidikan, Anda pasti ingin segera bekerja dengan mengirimkan aplikasi diri ke berbagai perusahaan. Ketika disuruh datang untuk tes kerja, Anda akan melalui beberapa prosedur, salah satunya sesi wawancara.

Apakah Anda menjadi tidak percaya diri karena minim pengalaman wawancara dibandingkan ratusan pelamar lainnya? Jangan khawatir, ada lima tips yang perlu diperhatikan agar bisa melewati tahap interview.