Menjawab Kebohongan Ahmadiyah

Berbagai penganut “aliran sesat” sudah terbiasa menggunakan kiat-kiat untuk mengelabui dan membohongi masyarakat dalam menyebarluaskan paham-pahamnya
Berbagai aliran sesat sudah terbiasa menggunakan kiat-kiat untuk mengelabui dan membohongi masyarakat dalam menyebarluaskan paham-pahamnya. Berbagai kebohongan, pengaburan, dan tipu daya juga seringkali dimunculkan dalam kasus seputar Ahmadiyah. Pada tanggal 3 Januari 2008, Jemaat Ahmadiyah Indonesia berkirim surat berupa “Ringkasan Penjelasan tentang Jemaat Ahmadiyah Indonesia” kepada Azyumardi Azra di kantor Sekretariat Wakil Presiden.
 Tulisan ringkas berikut ini merupakan jawaban-jawaban ringkas dan jitu untuk meluruskan beberapa penjelasan kaum Ahmadiyah, seperti dalam surat mereka ke Azyumardi Azra di kantor Wapres tersebut. Berikut ini beberapa penjelasan Ahmadiyah dan jawaban kita.

Menegakkan Keadilan

Wajah Rasulullah SAW seketika berubah merah padam, tak dapat menahan keberangannya begitu mendengar laporan Usamah bin Zaid tentang kasus pencurian yang melibatkan seorang wanita bangsawan Quraisy dari Bani Makhzumiyah. Kasus ini segera merebak menjadi berita utama di kalangan kaum Quraisy. Pasalnya, kasus ini dirasakan sangat mencoreng wajah dan merusak kredibilitas kaum Quraisy, yang selama ini disegani dan dihormati masyarakat Arab.
Suatu pertemuan terbatas segera diadakan oleh beberapa tokoh Quraisy guna mengambil langkah-langkah pengamanan. Setelah melalui beberapa pertimbangan, disepakati bahwa Usamah bin Zaid diutus untuk melobi Rasulullah SAW.

Andaikan Semuanya

Ketika ada sahabatnya yang meninggal, Rasulullah biasa hadir dan mengantarkan jenazah sahabatnya itu ke kuburan. Lalu, setelah semuanya selesai, Rasulullah menyempatkan berkunjung ke rumah keluarga yang ditinggalkan untuk sekadar menghibur. Pada suatu saat, terjadi dialog yang menarik antara Rasulullah dan istri almarhum sahabatnya.


"Adakah wasiat dari suamimu?" tanya Rasulullah. Mulanya, istri almarhum sahabatnya tersebut ragu untuk menyampaikan apa yang telah ia dengar dari suaminya. Sebab, ia sendiri tidak yakin apakah yang ia dengar itu sebuah wasiat atau hanya rintihan sakitnya sakaratul maut. Namun, karena Rasulullah yang meminta, istri sahabat itu pun bercerita.

Motivasi : 55 Alibi terkenal “Seandainya” yang digunakan Oleh Orang Yang Gagal

Ada ciri khas yang biasa dimiliki oleh orang-orang yang gagal dalam hidupnya. Mereka mengetahui semua alasan kegagalannya dan mereka memiliki alibi yang kuat. Mereka punya alibi-alibi yang cerdik dan cocok dengan keadaan sebenarnya untuk menjelaskan prestasi mereka yang buruk.
Nah, sambil membaca daftar berikut ini, amatilah diri Anda sendiri dengan cermat dan tentukanlah berapa banyak dari alibi-alibi berikut ini yang Anda miliki….

Seandainya saja saya tidak mempunyai anak dan istri…………………………………..

Tips Membangun Keberanian Dan Percaya Diri

Kebayang gak, kalo ada seseorang menawarkan sesuatu kepada Anda dengan takut-takut, ngomongnya gak jelas, matanya menunduk terus, tangannya gemetaran? Apakah ia mampu membuat Anda tertarik dan membeli apa yang ditawarkan? Jangankan membeli, yang ada Anda akan segera memintanya pergi jauh-jauh, bukan?
Hal ini biasa terjadi pada Medical Representative yang masih baru, yang menganggap Dokter sebagai customer adalah orang yang paling pinter, paling tahu, dan paling paham dengan dunia medis. Ini menjadi hambatan terbesar untuk maju!
 Ini ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk membangun keberanian dan percaya diri: