Tampilkan postingan dengan label Mengenal Medical Representative. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengenal Medical Representative. Tampilkan semua postingan

3 Kunci Keberhasilan Seorang Medical Representative


Menjadi seorang Medical Representative adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Tidak semua orang mampu menjadi seorang Medical Representative. Medical Representative yang sukses, tidak bisa diraih dengan ikhtiar yang biasa-biasa saja. Harus ada ikhtiar menambah kapasitas diri yang berkelanjutan agar bisa sukses di profesi ini. Paling tidak, ada 3 kunci keberhasilan, yakni:

1. Skill
Skill atau keahlian ini adalah kepastian yang harus dimiliki. Berbicara tentang keahlian, maka hal tersebut bisa dipelajari, dilatih, dan dikuasai. Keahlian yang diperlukan adalah tentu saja yang utama kemampuan menjual, yang didukung keahlian lain, seperti keahlian berkomunikasi, presentasi, manajemen waktu, dan analisa penjualan.

Daftar dan Alamat Perusahaan Farmasi Asing Anggota IPMG di Indonesia

Inilah daftar dan alamat perusahaan farmasi asing (PMA) yang merupakan anggota IPMG (International Pharmaceutical Manufacturer Group):

1. Abbott Indonesia, PT              
Pondok Indah Office Tower II, 5th Floor, Suite 503, Jl.   Sultan Iskandar Muda Kav. V/TA Jakarta 12310       Indonesia
Telp : 62-21 2758-7888
Fax : 62-21 7592-3017

2. Astellas Pharma Indonesia, PT            
11th Fl. Wisma Keiai Jl. Jend. Sudirman Kav 3-4 Jakarta 10220 Indonesia
Telp : 62-21 572-4344 (hunting)
Fax : 62-21 572-4345

3. AstraZeneca Indonesia, PT   
Perkantoran Hijau Arkadia, 3rd Floor, Tower F,  Jl. T.B. Simatupang Kav. 88, Jakarta 12520 Indonesia
Telp : 62-21 2997-9000
Fax : 62-21 7883-5666

Mengenal IPMG (International Pharmaceutical Manufacturer Group)


Profil Organisasi
Didirikan pada Agustus 2002, IPMG ( International Pharmaceutical Manufacturer Group ) adalah organisasi nirlaba beranggotakan 24 perusahaan farmasi multinasional berbasis riset yang beroperasi di Indonesia, yang berkomitmen pada penelitian, pengembangan, pembuatan serta pemasaran obat-obatan berkualitas tinggi.

IPMG mengkomunikasikan peran dan sumbangan perusahaan farmasi berbasis riset dalam membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup mereka serta mendorong kemajuan sistem layanan kesehatan, yang efektif dan terintegrasi, di Indonesia.

IPMG mewakili pandangan anggotanya dalam dialog dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan lain berkaitan dengan masalah layanan kesehatan. IPMG menjalin hubungan baik dan bekerja sama dengan Pemerintah, anggota DPR, akademisi, lembaga profesi, organisasi kesehatan, media dan mitra lain dalam upaya berkesinambungan meningkatkan sistem layanan kesehatan Indonesia.

Seorang Medical Representative Harus Mampu Berkomunikasi Dengan Baik

Pict. source : bis-confidencecoaching.com
Sebenarnya kemampuan berkomunikasi dengan baik memang merupakan tuntutan di dalam setiap profesi kerja. Baik itu merupakan komunikasi secara verbal maupun non verbal. Kemampuan berkomunikas ini dapat menunjang keberhasilan dan kesuksesan, baik di dalam pencapaian target kerja maupun karir. 

Khususnya di dalam profesi medical representative, kemampuan ini mutlak diperlukan. Berkomunikasi tidak saja dengan kata-kata (lisan/verbal) , namun juga bahasa tubuh, gesture, atau mimik wajah, akan mampu memberikan keberhasilan dari sebuah proses detailing kepada dokter. Bagaimana cara mengungkapkan

Tugas MedReps: Mengelola Area Coverage

Pict. source: ace-surfacing.co.uk
Setiap individu medical representative memiliki area/wilayah kerjanya (area coverage) masing-masing. Pembagian wilayah kerja ini ditentukan oleh area manager. Setiap area tentu saja memiliki potensi penjualan yang berbeda-beda, ada yang gemuk/basah, tapi ada juga yang kurus/kering, sehingga dengan demikian target setiap medical representative berbeda-beda valuenya (nilai nominalnya), disesuaikan dengan potensi areanya masing-masing.

Arti Penting Salesman Bagi Seorang Medical Representative

Pic. Source : www.123rf.com
Kebanyakan teman-teman Medical Representative menganggap bahwa salesman distributor adalah bawahannya, yang bisa dimarahi dan diperintah. Hal ini bisa terjadi, karena principal ( perusahaan farmasi) menganggap bahwa ia lebih superior dibandingkan distributornya. Padahal antara principal dan distributor sebenarnya memiliki kedudukan setara, sama-sama membutuhkan, yang satu tidak lebih tinggi ataupun rendah dibandingkan yang lainnya.

Kali ini saya lebih menyorot pada posisi salesman. Memang, biasanya tingkat

Tugas Medical Representative : Menjaga Hubungan Baik Dengan Customer

Pict. source : www.blog-bizedge.biz

Salah satu unsur yang menentukan kesuksesan seorang Medical Representative adalah kemampuannya untuk membuat dan menjaga hubungan baik dalam jangka panjang dengan customer. Hubungan baik ini akan mempermudah pencapaian sales dan bisa diandalkan pada saat genting, misalnya pada saat mendekati hari akhir tutup sales. Siapa saja customernya? Ada 2 jenis customer:  internal dan eksternal.

Yang internal bisa berasal dari seluruh komponen pendukung kantor distributor. Mulai dari Kepala Cabang, supervisor, salesman, loper, gudang, ossa, kasir, maupun peng-input data orderan.

Tugas Medical Representative : Ngrekap Sales!

Pict source : www.123rf.com
Akhir bulan telah berlalu, kini bulan baru datang. Semangat baru datang lagi. Bagi seorang Medical Representative, awal bulan ada tugas mengasyikkan, yakni ngrekap sales atau menghitung hasil penjualan di bulan sebelumnya berdasarkan data penjualan/sales yang telah diberikan oleh distributor untuk setiap outletnya. Siapkan kertas, ballpoint, dan kalkulator tentu saja! Ini adalah saat-saat menegangkan. Yeah, meskipun kita sudah tahu di akhir bulan, apkah target penjualan tercapai atau tidak, apapun hasilnya, tetaplah bersemangat dalam melakukan rekap sales ini!

Tugas Medical Representative: Kunjungan Rutin Ke Dokter

Pic Source : collegiaterisk.wordpress.com
Salah satu tugas utama seorang Medical Representative (Medreps / Detailer)adalah melakukan kunjungan secara rutin ke dokter. Ada dokter yang dikunjungi seminggu sekali, ada juga yang cukup 2 kali sebulan. Bahkan untuk dokter-dokter tertentu, ada yang dikunjungi lebih dari sekali dalam seminggunya. lalu berapakah jumlah yang harus dikunjungi setiap minggunya? Jumlahnya bervariasi pada setiap perusahaan farmasi. Ada yang mewajibkan 12 dokter per hari, dengan demikian, seminggu harus mengunjungi 60 dokter ( Senin-Jum'at, Sabtu apabila masuk, digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan administrasi). Ada pula yang lebih dari itu.

Pertanyaannya adalah, apa tidak bosan ya seorang Medical Representative melakukan hal tersebut berulang-ulang setiap hari, selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun???

Kerja Sama Antara Dokter dan Medical Representative


Artikel ini saya dapatkan dari www.eksekutif.co.id , judul aslinya "Jika Dokter dan Farmasi "Berselingkuh"". Hal ini pernah diungkapkan oleh tayangan SIGI di SCTV beberapa tahun yang lalu. Aroma kerja sama ini ada, tapi memang susah untuk dibuktikan. Silakan nikmati artikel lengkapnya:

************************************************


Melalui medical representative (medrep), perusahaan farmasi membujuk habis para dokter. Iming-iming hadiah, insentif, hingga bonus wisata bersama keluarga menjadi senjatanya. Targetnya, sang dokter mau meresepkan obat produknya kepada para pasiennya.
Sore itu, sebuah surat elektronik eksekutif terima dari seorang sumber yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pengirim e-mail itu adalah

Cara Menjadi Dokter Bagi Diri Sendiri Saat Sakit


Seseorang bisa miskin mendadak ketika jatuh sakit, mengingat ongkos berobat ke dokter sangat mahal. Agar tidak sedikit-sedikit harus ke dokter, jadilah dokter untuk diri sendiri untuk keluhan-keluhan ringan seperti meriang dan flu.

Selama tidak ada komplikasi atau riwayat penyakit serius, keluhan-keluhan ringan seperti itu umumnya akan sembuh sendiri. Banyak yang bisa dilakukan untuk mempercepat kesembuhannya, namun perlu diingat jika dalam beberapa hari tidak sembuh maka sebaiknya tetap diperiksakan ke dokter.

Cara menjadi dokter untuk diri sendiri seperti dikutip dari eHow, Jumat (24/2/2012) adalah sebagai berikut:

90 Persen Kebutuhan Obat Sudah Bisa Diproduksi Sendiri


Obat merupakan salah satu kebutuhan manusia yang terbilang cukup penting. Kini sekitar 90 kebutuhan produk obat sudah bisa diproduksi oleh industri farmasi dalam negeri.

"Sekitar industri farmasi Indonesia sudah bisa memproduksi 90 persen dari kebutuhan obat dalam negeri bahkan untuk ekspor," ujar Maura Linda Sitanggang, Apt, PhD selaku Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes dalam acaa temu media di gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Maura menuturkan kondisi yang ada saat ini hanya 10 persen produk obat jadi yang diimpor, sisanya arau 90 persen dibuat lokal. Dibandingkan dengan

Hal-hal yang Sering Disembunyikan Dokter dari Pasien


Dokter adalah sebuah profesi mulia sebab berusaha menyelamatkan nyawa dan menyembuhkan banyak orang. Di satu sisi, dokter merupakan profesi yang menggiurkan karena permintaan terhadap tenaga medis selalu ada sepanjang waktu. Tak heran, banyak kasus ditemui dokter-dokter yang melakukan tindak malpraktik.

Salah satu contoh kasus besar terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1998. Pengadilan menjatuhkan vonis bersalah kepada seorang dokter gadungan bernama Edwin E. Kokes. Dokter palsu ini bahkan telah memiliki ratusan ribu pasien di seluruh dunia, mengobati penyakit dan melakukan jual beli obat tanpa izin sejak tahun 1989.

Inilah 7 Tipe Dokter Yang Harus Diwaspadai


Apa bedanya scan PET dan CAT? Apa bedanya antibiotik dan antidepresan? Sebagai orang awam, tentu Anda menyerahkan hal-hal semacam itu kepada profesional seperti dokter maupun farmasis.

Faktanya, 70 persen orang Amerika Serikat mengaku pasrah dan percaya begitu saja pada dokter pribadinya, bahkan orang-orang Amerika cenderung tidak menelaah saran dokternya atau mencari pendapat kedua.

Namun studi ini mengungkapkan bahwa ternyata Anda cukup pintar untuk menutup mata terhadap perawatan kesehatan Anda sendiri. Kini para dokter pun membebankan banyak hal pada pasien-pasiennya.

Rata-rata keluarga di AS menjumpai dokternya 20 kali sehari yang bisa mendorong adanya kunjungan yang tergesa-gesa dan kesalahan dokter yang tidak disengaja. Bahkan para dokter bisa saja bertanggung jawab terhadap perilaku kesehatan Anda yang buruk.

Bagaimana Menjadi Seorang Medical Representative Professional?


Anda semua pasti sudah sangat memahami bagaimana seseorang bisa dikatakan sebagai tenaga pemasaran yang baik. tapi, tidak ada salahnya kita coba untuk me-refresh kembali apa yang sudah pernah kita dapatkan dalam training internal perusahaan anda, buku mengenai marketing, bahkan apa yang anda semua lakukan sehari-hari.

Modal utama sebagai seorang penjual adalah KNOWLEDGE dan SELLING SKILL. Sedangkan komponen - komponen yang menyebabkan suatu barang dapat dijual adalah: Product/barang itu sendiri, Harga, Place/distribusi, dan terakhir adalah aktivitas promosi. Komponen tersebut biasa kita kenal dengan sebutan bauran pemasaran atau Marketing Mix. Sedangkan sarana promosi pemasaran atau bisa juga disebut dengan bauran promosi terdiri atas: iklan, promosi penjualan, Public Relation (PR), dan terakhir adalah Personal selling.

10 Besar Perusahaan Farmasi Asing Di Indonesia Tahun 2011

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh IPMG (International Pharmaceutical Manufacturing Group), inilah 10 besar perusahaan farmasi asing tahun 2011 :


1.   SANOFI AVENTIS ; dengan total penjualan Rp 1,068 trilyun.

Sanofi Aventis merupakan salah satu perusahaan terbesar dan terkemuka di dunia. Sanofi-aventis beroperasi di lebih dari 100 negara dan mempekerjakan sekitar 100.000 karyawan, berpartisipasi dan berupaya dalam memperbaiki dan memajukan dunia kesehatan.
Sanofi Aventis memiliki obat-obat baru inovatif dan yang paling beragam, seperti misalnya yang terdapat dalam bidang terapetik:

Bekerja di Perusahaan Farmasi PMA atau PMDN?

Kebanyakan teman-teman Medical Representative berkeinginan bekerja di perusahaan farmasi PMA (Penanaman Modal Asing) atau multi national company, sebab memang basic salary nya lebih tinggi daripada di PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), selain itu fasilitas maupun tunjangan-tunjangannya lebih besar. Bahkan ada tunjangan untuk pensiun, yang kalau tidak dikelola oleh perusahaan itu sendiri, bisa juga dikelola oleh DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) yang ditunjuk oleh perusahaan tersebut.

Selain itu juga, mereka telah terdaftar dalam keanggotaan di Jamsostek. Iuran perbulannya yang besarnya 5,7% , ditanggung oleh perusahaan sebesar 3,7% dan sisanya 2% dipotongkan dari gaji karyawan. Ada juga tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa. Preminya dibayarkan oleh perusahaan

Tugas MedReps : Survey Apotek

Salah satu tugas Medical Representative (Medreps atau detailer) adalah survey apotek. Kegunaan survey ini adalah untuk mengetahui apakah produk kita telah tersedia di apotek tersebut, kalau telah tersedia, siapakah yang meresepkannya, kemudian juga kita bisa menanyakan mengenai produk kompetitor.

Dengan melakukan survey apotek, kita bisa tahu pola peresepan dokter. Apakah dokter tersebut telah menuliskan resepnya sesuai dosis, atau dokter tersebut menggunakan terapi yang lain selain terapi milik kita.

Teknis pelaksanaannya bisa bermacam-macam, ada apotek yang sudah teradministrasi dengan baik, memiliki sistem pencatatan yang tertata, sehingga setiap resep yang masuk langsung tercatat beberapa hal, misalnya nama dokter pemberi resep, obat yang diresepkan, dosisnya, tanggal berapa diresepkan, dan lain-lain. Kita bisa memperoleh data tersebut dalam bentuk soft copy maupun print out. Namun tidak semua apotek seperti itu.

Orang yang biasanya kita temui untuk mengetahui hal ini adalah asisten apoteker, apoteker, penjaga apotek, bagian pembelian, ataupun pemiliknya langsung. Kalau kita bisa menjalin hubungan baik dengan mereka, maka mereka akan memberikan informasinya dengan senang hati, atau bahkan ketika akhir bulan, kita bisa mintakan order untuk menambah sales.

Penulis : Moh. Bambang Pamungkas

Klik ini: e-book Medical Representative , berisi ulasan lengkap mengenai dunia Medreps!


DAPATKAN E-BOOK ISTIMEWA 'MENGUPAS TUNTAS RAHASIA INTERVIEW KERJA", KLIK DI SINI.

ATAU DALAM BENTUK DVD BERISI PULUHAN VIDEO DAN E-BOOK DI SINI.

Tahapan Detailing


Proses komunikasi antara medical representative dan customer (dokter) untuk menawarkan produknya biasanya disebut sebagai detailing. Itulah sebabnya maka medical representative disebut juga detailer. Detailing ini sangat penting, karena inilah tujuan utama keberadaan seorang medicalrepresentative. Dilakukan secara rutin, biasanya untuk customer/dokter yang berpotensi besar (memiliki jumlah pasien yang banyak, seorang Key Opinion Leader, atau pejabat/pemilik rumah sakit.klinik), dikunjungi minimal seminggu sekali agar nama produk yang ditawarkan benar-benar menancap di benak customer. Kiarena rutin dikunjungi, maka agar customer tidak jenuh bertemu dengan medicalrepresentative, diperlukan kemampuan detailing yang baik dan menarik.
Tahapan detailing itu sendiri adalah sebagai berikut:

Suka Duka Medical Representative


Ada yang bertanya kepada saya, apa kelebihan dan kekurangan bekerja sebagai Medical Representative? Atau dengan kata lain suka dukanya bagaimana.? Selama 8 tahun berkecimpung di dunia farmasi sebagai seorang Medical Representative, saya banyak mendapatkan pengalaman. Penempatan pertama saya di DKI Jakarta. Kemudian Sumatra Barat, lalu Jawa Barat, dan terakhir di Sumatra Selatan.  Saya jadi bisa bertemu dengan banyak orang dan mengunjungi banyak tempat yang indah. Belum lagi apabila berkesempatan ke luar negeri, seperti Singapura, Hongkong, Beijing.
Saya juga mendapatkan beragam pelatihan dan training, yang membekali dan membentuk karakter yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Ketika bertemu dengan Medical Representative dari perusahaan farmasi yang lain,  saya banyak mendapatkan pengetahuan mengenai obat dan indikasinya, jadi kadang-kadang bila ada saudara atau teman yang sakit, mereka cukup bertanya kepada saya apa obatnya. Jadi ngirit kan, mereka tidak perlu ke dokter, hahaha.