Inilah Kualitas Pekerja Terbaik Menurut Steve Jobs

Resume yang sempurna, pakaian yang mengesankan saat wawancara, dan berhasil menaklukan semua pertanyaan wawancara ternyata tidak menjamin Anda menjadi karyawan terbaik. Menurut Steve Jobs, ada satu kualitas tidak biasa yang harus dimiliki pekerja. Dan itu semua lebih dari sekadar resume atau kemampuan menaklukan wawancara. 

Steve Jobs pernah merekrut beberapa manajer profesional untuk perusahaannya yang sedang berkembang. Tapi, dalam sebuah video Steve Jobs berkata bahwa kebanyakan dari mereka hanyalah kumpulan orang bodoh. "Mereka tahu bagaimana mengelola, tapi mereka tidak tahu cara bertindak," ucapnya.

7 Tanda Kamu adalah "Pegawai Kesayangan Bos"

Pernahkah kita bertemu dengan atasan yang terbuka, dan menunjukkan apa yang dirasa atas kerja bawahan secara langsung? Tipe bos semacam ini seringkali melontarkan pujian ketika bawahan dinilai sukses merampungkan tugasnya. Bos semacam ini pun biasa memberikan umpan balik yang positif dan terperinci. Metode semacam itu dipercaya mampu membuat bawahan merasa memiliki peran tak kalah penting dalam kesuksesan perusahaan. 

Sayangnya, tidak semua pimpinan di tempat kerja akan berbuat yang sama. Ada tipe bos yang sulit untuk diprediksi, apakah dia puas atau malah kecewa. Nah, karena tidak semua atasan bersikap terbuka, maka tidak ada salahnya jika kita langsung meminta umpan balik.

Awas, Penggunaan Medsos yang Tak Bijak Bisa Pengaruhi Karir

Media sosial menjadi salah satu konten yang paling banyak diakses masyarakat Indonesia lewat internet. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkapkan, pengguna media sosial di Indonesia menempari urutan nomor enam di dunia dengan pengguna aktif ponsel sekitar 281,9 juta. 

Banyaknya kasus penyalahgunaan internet --termasuk media sosial-- untuk hal-hal negatif, membuat pemerintah terus mengkampanyekan internet positif. "Jangan takut menggunakan internet, tapi gunakanlah untuk hal positif saja," 
kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam seminar bertajuk "Internetku Baik, Internetku Asyik" di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018). 

Jurusan dan Pekerjaan Paling Dibutuhkan 2020

Disruptif teknologi, perubahan iklim, robotika, keterbatasan sumber daya alam, energi terbarukan, sharing economy dan pengolahanan data merupakan tantangan sekaligus peluang yang membentuk cara orang bekerja hari ini dan karir masa depan. Beberapa faktor di atas dapat menjadi pertimbangan dalam memilih jurusan kuliah atau pilihan karir di masa depan.  Macquarie University, peringkat 9 universitas terbaik di Australia dan peraih bintang 5 dari QS World University Ranking, memetakan program studi dan pekerjaan yang paling dibutuhkan pada tahun 2020 mendatang:

Cara Menemukan "Passion" dalam Karier

Masih bingung menemukan passion Anda dalam karier? Boleh jadi Anda bukannya tidak tahu, tetapi sebenarnya tidak peduli. Menurut CarrerCoach Rene Suhardono, menemukan passion dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti melakukan kegiatan baru, bertemu orang baru, atau makan makanan baru. "Kunci utama yang harus dimiliki seseorang dalam menemukan passion adalah antusiasme," jelas Rene, dalam bukunya Your Job Is Not Your Career. 

Menemukan passion tak harus meninggalkan pekerjaan Anda saat ini. Bahkan, kata Rene, passion bisa dikembangkan dari pekerjaan yang sekarang. Kembali lagi, kuncinya terletak pada diri sendiri dan bersikap antusias dengan kehidupan dan karier yang Anda miliki.