5 Cara Mengirim CV Lewat Email

Pernahkan Anda mengirimkan lamaran kerja namun tidak kunjung mendapatkan panggilan wawancara? Beberapa orang sering mengalami hal tersebut. Ada banyak faktor yang bisa saja terjadi, namun beberapa penyebab ini merupakan hal-hal yang sering membuat Anda tidak dilirik oleh perekrut.



1. Salah Tanggal
Dijelaskan oleh HR Senior di Experd Consultant Chalifatunissa, jangan
mengirimkan lamaran pekerjaan dari tanggal yang sudah ditentukan. Misalnya Anda mengirimkan lamaran tersebut pada 20 Agustus, sedangkan tenggat waktu yang diberikan adalah 15 Agustus. Ada baiknya teliti kembali sebelum mengirimkan lamaran dan pastikan semuanya sudah benar. Jika ada kesalahan pada tanggal, perusahaan akan berfikir Anda tidak serius melamar kerja. 

2. E-mail Tidak Jelas
Bila Anda mengirimkan lamaran kerja melalui e-mail, mungkin saja Anda memberikan subyek yang tidak jelas sehingga perekrut enggan untk membukanya. Ada baiknya gunakan subyek yang jelas dan sesuai format, seperti mencantumkan lamaran pekerjaan yang dimaksud dan posisi yang dituju.

"Jika Anda tidak menggunakan subyek dengan tepat email Anda kemungkinan besar tidak akan dibuka. Jangan gunakan alamat e-mail yang aneh saat dibaca, alamat email yang aneh akan membuat perusahaan berpikir Anda belum dewasa dan tidak serius dalam melamar pekerjaan," tutur Chalifatunissa saat diwawancarai Wolipop melalui e-mail, Senin (5/9/2016).

3. Foto Asal-asalan
Pas foto yang dibuat alakadarnya seperti berfoto dengan latar belakang tembok atau foto menggunakan ponsel akan membuat perusahaan mempertanyakan keseriusan Anda untuk melamar di perusahaan tersebut dan menganggap Anda tidak kompeten. Pastikan foto yang dikirimkan adalah pas foto resmi dengan latar belakang berwarna, pencahayaan yang bagus, serta pakaian yang rapi.

4. CV Terlalu Singkat
Konsultan lulusan S-1 jurusan Psikolog Universitas Tarumanagara itu menilai, CV terlalu singkat kurang jelas menggambarkan kejelasan profil Anda sehingga membuat perekrut tidak berminat melihat CV Anda. Sedangkan CV yang terlalu panjang dirasa membosankan dan tidak akan terbaca sepenuhnya.

"Jangan menggunakan jenis font dan ukuran yang tidak proporsional dan CV terlalu panjang. Tulislah dengan ukuran yang standar, jangan terlalu kecil dan jangan terlalu besar," lanjut wanita yang biasa disapa Nissa itu.

5. Kata-kata Tidak Baku
Nissa mengatakan, menyingkat kata dalam penulisan CV juga merupakan kesalahan fatal yang membuat Anda tidak dipanggil wawancara. Karena CV yang dibuat bersifat formal, maka dari itu tidak boleh ada penyingkatan kata dan gunakan kata-kata baku sesuai dengan ejaan.

6. CV Terlalu Kreatif
Jika Anda melamar pada posisi yang berhubungan dengan seni dan desain, CV yang atraktif dan berwarna-warni memang mampu menarik perhatian. Tetapi jika bukan pada posisi yang tidak berhubungan dengan seni, diharapkan CV dibuat tidak mencolok agar tampak resmi.

"Gunakan juga nama attachment yang sesuai, misalnya gunakan nama Anda dan posisi yang dilamar sebagai judul. Hal ini memudahkan pemberi kerja agar dapat lebih mudah mencari CV Anda saat dibutuhkan," tutupnya.

Sumber

Artikel yang tidak boleh dilewatkan di bawah ini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar