Mengapa Tuhan Sampai Bersumpah Atas Nama Waktu?


Sumpah palapa yang diucapkan Mahapatih Gajah Mada tercantum dalam catatan sejarah. Dan sang maha patih, memegang teguh sumpah itu hingga dia bisa menunaikannya. Orang-orang yang konsekuen tidak sembarangan mengumbar sumpah.

Sebab, mereka tahu bahwa sumpah itu pantang dilanggar. Dan jika seseorang bersumpah, biasanya kita menjadikan sumpah itu sebagai pegangan bagi sebuah kepercayaan. Bagaimana seandainya yang bersumpah itu adalah Tuhan? Guru mengaji saya disurau dulu menyampaikan sebuah petikan dari kitab suci yang menyatakan bahwa Tuhan bersumpah demi waktu. Lho, mengapa kok Tuhan bersumpah demi waktu?

Balada Sepotong Roti Dan Sepercik Api


Anda mempercayai bahwa memberi seseorang kail, jauh lebih mendidik dibandingkan dengan memberinya ikan. Makanya, ada ungkapan ini;"Berikan kail, bukan ikan!" Itu jika anda berada dalam posisi sebagai 'sang pemberi'. Seandainya anda diposisi 'yang diberi'; anda pilih ikan atau kailnya? Saya yakin bahwa keputusan anda akan bias. Entah karena anda merasa gengsi kalau memilih ikan. Atau, mungkin anda memang tukang mancing ikan. Karena itu, saya tidak meminta anda untuk memilih diantara ikan atau kail. Saya justru ingin anda memilih; diantara sepotong roti dan sepercik api. Mana yang akan anda pilih; roti atau api?

Hari Ini Bawahan, Besok Atasan


Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:"Boleh jadi, bawahan anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak....". Tidak banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi atasan yang bahkan dengan 'sengaja' melakukan 'sesuatu' untuk membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri.
Meskipun pada kenyataannya, ada banyak bukti bahwa para bawahan cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan atasannya. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan kerja anda?

Kisah Empat Pendekar Sakti

Beberapa waktu lalu saya menghadiri sebuah program pelatihan. Dalam 
pelatihan itu para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktekan 
apa yang biasa kita sebut dengan 'mind power'. Secara teoritis, orang-
orang yang dapat menggunakan mind power dalam pelatihan itu akan 
mampu untuk melakukan tiga tantangan yang tampaknya tak gampang. 
Tantangan pertama menjatuhkan bola lampu dari ketinggian tertentu 
menimpa keramik yang biasa digunakan sebagai lantai rumah. Tetapi 
yang pecah keramiknya, bukan bola lampunya. Tantangan kedua, tingkat 
kesulitannya lebih tinggi karena harus mematahkan sebatang besi 
dengan menggunakan kertas koran. Dan, yang lebih sulit dari itu 
adalah mematahkan sebatang pensil dengan menggunakan kertas HVS. Anda 
percaya semua itu bisa dilakukan? Mind power bisa membantu 
menyelesaikannya.

107 Contoh Pertanyaan Umum Dalam Interview Kerja


Di bawah ini diberikan daftar pertanyaan umum yang dapat menggali 12 aspek seperti berikut ini:

1.  MOTIVASI
Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :

  • Mengapa Anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
  • Apa yang membuat Anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
  • Tanggung jawab apa yang Anda anggap penting dalam pekerjaan ?
  • Tantangan apa yang Anda cari dalam pekerjaan ?
  • Sebutkan dua hal yang memotivasi Anda dalam bekerja!
  • Apa yang dapat memotivasi Anda dalam kehidupan pribadi anda ?
  • Apa yang dapat memotivasi Anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
  • Apa yang dapat memotivasi Anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
  • Apa alasan Anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  • Apa yang membuat Anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  • Selama perjalanan karir Anda, posisi mana yang paling Anda sukai ?
  • Mengapa Anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  • Apa arti bekerja bagi Anda ?