Pesan Bijak Dari Warren Buffet


Warren Buffett adalah orang terkaya no. 3 di dunia 
saat ini  yang di kenal sebagai seorang investor dan pakar saham. 
Berikut nasehat Warren Buffet tentang kekayaan ....


"Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yang kau miliki, serta ingatlah ....


1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri
3. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tetapi lakukan apa yang baik saja.

Inspirasi : Nilai Sebuah Persahabatan



Suatu hari, Nabiyullah Isa AS melakukan perjalanan dengan seorang temannya. Mereka hanya berbekal tiga potong roti.  Ketika sampai di suatu tempat, mereka berdua beristirahat.
"Bawa roti itu kemari," kata Nabi Isa AS kepada temannya. Lelaki itu memberikan dua potong roti.
"Mana yang sepotong lagi?" tanya nabi Isa.
"Aku tidak tahu."

Setelah masing-masing makan sepotong roti, keduanya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tepi laut.  Nabiyullah Isa menggelar sajadahnya di atas laut, mereka berdua lalu berlayar ke seberang.
"Demi Allah yang telah memperlihatkan mukjizat ini kepadamu, siapakah yang telah makan sepotong roti itu?" tanya Nabi Isa kepada temannya.
"Aku tidak tahu."
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan.  Di tengah jalan mereka melihat seekor kijang.  Setelah dipanggil, kijang itu pun datang menghampiri beliau. Beliau lalu menyembelih, memanggang dan memakannya. Sehabis makan, Nabi Isa berkata kepada tulang-tulang kijang, "Berkumpullah
kamu." Tulang-tulang itupun berkumpul. Beliau lalu berkata, "Dengan izin Allah, jadilah kalian seperti semula."

Inspirasi : Menikmati Kebosanan



Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu: "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"
Pak Tua: "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup  dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."
Pak Tua: "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."
Tamu: "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"
Pak Tua: "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan  terbebas darinya."
Tamu: "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"
Pak Tua: "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah
bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"
Tamu: "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, PakTua."

Inspirasi : Tukang Kayu dan Rumahnya


Seorang tukang kayu tua  bermaksud pensiun dari pekerjaannya di  sebuah perusahaan  konstruksi  real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik   perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan  penghasilan  bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa  lelah. Ia ingin  beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan  penuh kedamaian bersama  istri dan keluarganya.
Pemilik  perusahaan merasa sedih kehilangan  salah seorang pekerja terbaiknya. Ia  lalu memohon pada tukang kayu tersebut  untuk membuatkan sebuah rumah  untuk dirinya.

Inspirasi : Garam dan Telaga


Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu. 
"Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. 
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.