Saya tidak membicarakan berat badan ataupun angkat berat kok. :) Saya hanya ingin share tentang betapa beratnya menggapai sesuatu.
Punya impian dong? Apa yang ingin diraih/dicapai oleh kita dalam waktu dekat ataupun jangka panjang. Bagaimana? Sudah mewujudkannya belum?
Beberapa hari belakangan saya memulai 'puasa' makan sejak jam setengah 7 malam hingga setengah 7 pagi. Tidak makan makanan yang berat. Bahkan kalau bisa hanya minum air putih.
And... Ternyata berat banget. Karena sudah terbiasa untuk makan malam, sekarang, merasa sangat lapar kalau tidak makan. Sekarang memasuki hari ke-10 dan masih saja perut terasa keroncongan menjelang malam. Bagi yang berpuasa mungkin hal ini biasa tapi di awal-awal puasa, rasanya lebih berat.
Berbagi pengalaman, pengetahuan, inspirasi dan motivasi... sebab dengan berbagi, kita semakin kaya dan berbahagia dalam mengarungi hidup...
Inspirasi : Pentingnya Keikhlasan Dan Bersyukur
Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala
Motivasi : Agar Layak Dibayar Mahal
Catatan Kepala: ”Ternyata, kecerdasan kita tidak semata-mata dibangun oleh IQ, EQ, atau SQ belaka lho. Faktanya, setiap individu memiliki bentuk kecerdasan yang terintegarasi. Itulah Natural Intelligence.”
Sekarang sudah mulai banyak orang yang bertanya; apa sih Natural Intelligence (NatIn™) itu? Sungguh sebuah kabar yang bagus. Saya beruntung karena telah berkesempatan untuk mempelajari teori-teori tentang kecerdasan. Meskipun tidak menjadikan saya ahli di bidang itu, namun cukuplah untuk menjadi bekal dalam kehidupan dan profesi saya. Ada sebuah ciri yang dimiliki nyaris oleh semua teori kecerdasan yang kita kenal selama ini, yaitu; pengkotak-kotakan. Yang paling terasa sekali misalnya pengkotak-kotakan antara IQ, EQ, dan SQ. Berbeda sekali dengan Natural Intelligence (NatIn™) dimana kita, bisa menemukan system kecerdasan yang terintegrasi. Disini saya tidak akan membahas teorinya, namun fokus saja kepada aplikasinya. Misalnya, bagaimana kita menggunakan NatIn™ untuk membangun sudut pandang pribadi dalam menjadikan diri kita layak untuk dibayar mahal sebagai seorang profesional.
Motivasi : Apa Yang Menyebabkan Karir Seseorang Cemerlang?
Catatan Kepala: ”Ditengah bejibunnya orang yang pusing dengan bayaran rendah, ada sejumlah orang yang terus membangun kecemerlangan karirnya sehingga tidak lagi pusing soal angka yang tertera dalam slip gajinya.”
Kita tidak bisa mengetahui masa depan secara pasti. Tetapi urusan karir, dari dulu saya percaya bahwa kita bisa memperkirakan masa depan. Misalnya, kita bisa melihat orang-orang yang bekerja di sekitar kita. Dan kita, bisa memperkirakan siapa yang akan menjadi manager lalu terus menanjak menjadi senior manager, direktur bahkan presiden direktur. Kita juga bisa memperkirakan siapa yang akan mentok, atau yang hanya akan begitu-begitu saja sepanjang karirnya. Saya pernah melakukan uji coba sendiri, dengan mengamati orang-orang yang bekerja sebagai profesional. Meski tidak 100% akurat, tetapi boleh dibilang ‘hampir 100%” perkiraan saya benar. Tidak butuh menjadi paranormal untuk ‘meramalkan’ masa depan karir seseorang. Cukup melihat sikap, perilaku, dan tindakannya selama bekerja sehari-hari, maka kita bisa ‘meramalkan’ masa depan karirnya. Anda pun bisa menjadi peramal karir. Minimal meramalkan masa depan karir Anda sendiri. Mau?
Inspirasi : Kenapa Gaji Tak Pernah Cukup?
Gaji. Cuma 4 huruf memang. Tapi kenyataannya, yang namanya gaji selalu saja ditunggu-tunggu oleh mereka yang bekerja sebagai karyawan. Dimanapun itu.
Betul. Jika Anda - atau suami Anda - bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, seringkali Anda selalu menunggu agar tanggal gajian itu datang -
kalau bisa - sepuluh hari lebih cepat. Benar kan?
Menariknya, berapa pun gaji yang terima, seringkali kita merasa tidak pernah
cukup. Besar sih besar. Itu sebabnya, kadang kita merasa kesal, kenapa sudah capek-cepek kerja sebulan, tetapi gaji tak pernah cukup. Bapak ibu, tenang.
Kalau Anda bingung karena merasa gaji Anda tidak pernah cukup, maka kali ini saya akan memberitahu 5 hal kenapa gaji Anda dirasa tidak pernah cukup. Mau tahu apa saja?
Betul. Jika Anda - atau suami Anda - bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, seringkali Anda selalu menunggu agar tanggal gajian itu datang -
kalau bisa - sepuluh hari lebih cepat. Benar kan?
Menariknya, berapa pun gaji yang terima, seringkali kita merasa tidak pernah
cukup. Besar sih besar. Itu sebabnya, kadang kita merasa kesal, kenapa sudah capek-cepek kerja sebulan, tetapi gaji tak pernah cukup. Bapak ibu, tenang.
Kalau Anda bingung karena merasa gaji Anda tidak pernah cukup, maka kali ini saya akan memberitahu 5 hal kenapa gaji Anda dirasa tidak pernah cukup. Mau tahu apa saja?
Langganan:
Postingan (Atom)




